Santriwati Gaul

Written by admin on . No Comment, 416 views

Santriwati Gaul
Broadcast Network: TPI
Broadcast Period: 19:00 WIB
Production: PT. Kharisma Starvision Plus
Producer: Ir Chand Parwez
Director: Helfi CH Kardit-Gambulano A.Ph
Cast: Gunawan , Zhi F , Fitria Rachmadhina , Tania H , Renny Umari , Alam Putra , Revand TN
Genre: Drama
Episodes: 24

Synopsis
IN INDONESIAN

SANTRIWATI GAUL EPS. 24 (dua puluh empat)

?MISTERI KEBUN EMAS?

Suatu malam, Aulia, Betty dan Mardiah menemukan seorang gadis kecil berusia delapan tahun yang tengah bersembunyi di belakang Pesantren sambil menangis ketakutan. Dan gadis kecil bernama Nia itu ternyata adalah anak yatim piatu yang tengah dicari-cari oleh pamannya.

Aulia, Betty dan Mardiah mengenal Nia sebagai keponakan Mang Sukri yang tinggal tidak jauh dari Pesantren. Mang Sukri adalah adik dari orang tua Nia yang meninggal dalam kecelakaan beberapa waktu yang lalu. Dan Mang Sukri yang pengangguran itu akhirnya menempati rumah orang tua Nia dan diamanati untuk merawat Nia.

Tapi yang terjadi, Nia justru hidup dalam tekanan Mang Sukri yang sesungguhnya tidak pernah sayang kepadanya. Mang Sukri hanya mau mengasuh Nia karena harta orang tua Nia yang didengarnya ketika orang tua Nia memberikan wasiat kepada Nia. Dalam wasiatnya itu orang tua Nia berpesan, bahwa di dalam kebun miliknya itu terdapat emas yang bisa menghidupi Nia di kemudian hari.

Setelah menggali kebun itu selama berbulan-bulan, mang Sukri tidak juga mendapatkan emas itu. Hingga akhirnya mang Sukri menduga kalau yang tahu letak emas itu adalah Nia sendiri. Karenanya Mang Sukri memaksa Nia untuk memberitahukannya. Sementara Nia sendiri tidak pernah tahu-menahu tetang hal itu. Dan karena tidak kuat lagi dengan perlakuan mang Sukri, maka Nia kabur dari rumahnya sendiri, hingga ditemukan oleh Aulia, Betty dan Mardiah.

Setelah tahu masalah yang dihadapai Nia, maka Aulia, Betty dan Mardiah merasa terpanggil untuk melindunginya. Tapi Nia keberatan ketika Aulia, Betty dan Mardiah hendak melaporkannya kepada Kyai Mubin. Ia takut kalau para ustadz dan Kyai akan mengembalikannya pada Mang Sukri. Padahal Nia sudah begitu ketakutan pada perilaku Mang Sukri yang selalu menyiksanya.

Aulia, Betty dan Mardiah akhirnya sepakat untuk menyembunyikan Nia di kamar mereka, sampai mereka menemukan cara untuk langkah penyelamatan berikutnya. Dan selama itu, Aulia, Betti dan Mardiah mendapatkan keruwetan dan kesulitan.

Mereka harus mengantar Nia mandi ketika para Santriwati telah selesai mandi, mereka harus berbohong pada ibu kantin untuk mendapatkan jatah makan lebih yang diperuntukkan bagi Nia. Mereka juga harus menyembunyikan Nia, jika ustadzah Habibah kontrol ke kamar mereka.

Bejo, Nirwan dan Fa'i juga mendapat bagian dari kerepotan tersebut, karena mereka harus menemani Nia yang diselundupkan Aulia, Betty dan Mardiah ke asrama putra, bila mereka bertiga hendak bepergian. Karena mustahil bagi Aulia, Betty dan Mardiah untuk mengajak Nia.

Sarah rupanya menangkap keganjilan pada perilaku Aulia, Betty dan Mardiah. Sarah menjadi curiga dan terus menyelidiki apa yang sebenarnya disembunyikan oleh ketiga sahabat itu. Dan upaya sarah itu akhirnya membuahkan hasil. Ia akhirnya bisa memergoki Aulia, Betty dan Mardiah yang menyembunyikan Nia di kamarnya.

Aulia, Betty dan Mardiah akhirnya harus menghadap Kyai Mubin untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tapi Nia melakukan pembelaan terhadap mereka bertiga. Bahkan cerita Nia membuat Kyai Mubin bersedih dan kemudian bersedia melindungi Nia dari mang Sukri. Namun Mang Sukri justru menuduh pihak Pesantren telah dengan sengaja menyembunyikan Nia karena menginginkan emas yang berada di dalam kebun milik Nia tersebut.

Karena penasaran, Mang Sukri kemudian memanggil tenaga ahli untuk meneliti kebun milik Nia tersebut. Dan hasilnya ternyata kebun itu tidak memiliki kandungan emas sama sekali. Hal itu membuat mang Sukri gusar dan kesal serta membiarkan Nia untuk diambil anak asuh oleh Kyai Mubin. Dan Mang Sukri juga membiarkan Kyai Mubin yang hendak menanami kebun milik Nia itu dengan cabai Hibrida.

Kyai Mubin kemudian mengatakan, bahwa emas yang berada di kebun milik Nia itu hanya bisa didapatkan dengan bekerja keras dan sabar. Menurut Kyai Mubin, cabai hibrida ini kelak bisa dipanen hingga dua belas kali dengan harga yang lumayan tinggi. Sehingga hasilnya bisa ditabung untuk membiayai hidup Nia kelak di kemudian hari. Itulah emas yang sesungguhnya, yang dimaksud oleh orang tua Nia.

Sementara itu Sarah yang selalu berkelakuan buruk, akhirnya diberi tanggung jawab oleh Kyai untuk merawat tanaman cabai hibrida tersebut. Sekaligus sebagai ladang latihan baginya. Maka semenjak itu, Sarah harus menggendong semprotan hama dan menyemprotkannya ke tanaman cabai tersebut. Hingga suatu hari ia baru sadar kalau kulitnya menjadi hitam karena terkena teriknya matahari ?

Keyword : Eli, Rio, Network, Drama, Period, Ayang, Upi, Anya, A Di, Ant, Anak, Arena, Ayan, EMI, Haru, Manny, May, Run, RV, Santriwati Gaul, SIS, Up, W., PIA, PT. Kharisma Starvision Plus, Bi, Maya, Helfi CH Kardit, Alam, Aris, Cas, Emil, Alika, Rida, Tika


Share This :