Tanteku Jadi Mamaku

Written by admin on . No Comment, 360 views

Tanteku Jadi Mamaku
Synopsis
IN INDONESIAN

Ketika perasaan cinta sudah menyapa, adakah rintangan yang berhak untuk menghalanginya? ADI (Dennis Adishwara) telah mendapatkan hidup yang begitu indah ketika menikahi AMELIA (Ayushita). Kehadiran AMANDA (Irene Tanesya) , seorang anak yang begitu cantik dan cerdas, menambah kesempurnaan hidupnya.

Sayang, bagaimanapun kesempurnaan hidup tetaplah milik sang Maha Pengatur. Amelia meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat. Profesinya sebagai pramugari memang tidak lepas dari maut yang senantiasa siap mengintai. Hal ini tentu saja menjadi tamparan hebat. Tidak hanya bagi Adi, tapi terlebih untuk Amanda.

Amanda berubah sedemikian drastis. Keceriaan segera berubah menjadi kemurungan yang tak pernah habis. Ia betul-betul kehilangan sosok ibu yang begitu dicintai. Hal ini tentu saja memperbesar penderitaan Adi. Kehilangan sang isteri sudah merupakan bencana yang begitu luar biasa bagi dirinya. Haruskah ia kehilangan pula kehidupan anaknya?

Lewat bantuan ERWIN (risky Hanggono), seorang psikolog sekaligus sahabat, ia kemudian menemukan sebuah cara untuk mengembalikan keceriaan dalam hidup Amanda. Mereka menemukan sebuah sistem yang dalam pelaksanaannya, membutuhkan sosok ADELIA (Ayushita).

Adelia adalah saudara kembar Amelia. Ia tinggal di Bandung dengan menekuni dunia seni lukis. Atmosfir yang kemudian membentuk karakternya sebagai sosok yang nyentrik. Sangat bertolak belakang dengan karakter almarhum sang kakak.

Adelia didaulat untuk berpura-pura menjadi Amelia. Ia harus menjadi ibu bagi Amanda. Sebuah peran yang begitu tidak disukainya. Akantetapi, demi keponakan tercinta, akhirnya ia pun melakoni.

Dan format itu ternyata berhasil. Amanda merasa ?memiliki' kembali sang ibu. Kehidupannya kembali berwarna. Kehadiran Adelia sungguh-sungguh membawa pencerahan yang begitu berarti. Amanda sangat menyukai Amelia.

Begitu pula Adi. Begitu pula Erwin. Lho? Ternyata keadaan menjadi rumit. Sosok Adelia yang begitu cantik dan menyenangkan memang akhirnya membuat sebuah kondisi cinta segitiga. Adi tiba-tiba jatuh hati pada adik iparnya tersebut. Ia sendiri tidak tahu. Apakah itu sebuah rasa cinta, atau sekedar simpatik karena Adelia telah berhasil membuat anaknya kembali ceria.

Di sisi lain, Erwin memang sejak dahulu memiliki hasrat terpendam pada Adelia. Dan ia merasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk menyatakan. Lalu kemanakah Adelia punya pilihan untuk melabuhkan hatinya?

Tanpa disadari sejak dulu ternyata Adelia telah memandam rasa yang begitu dalam pada Adi. Hanya saja ia tak mungkin merebut posisi Adi dari kakaknya. Dan sekarang ia menjadi bingung. Apakah kepergian Amelia menjadi sebuah kesempatan untuk mendapatkan lelaki yang dicintainya?

Adelia tak begitu yakin. Ia bahkan tak punya keberanian untuk mengakui perasaannya. Ia takut hal tersebut akan merusak tatanan sebuah keluarga yang telah rapuh sejak dulu. Ya, orangtua Adelia telah bercerai sejak 20 tahun yang lalu. Hingga akhirnya Amelia diasuh oleh FARIDA (Anne Rara), sang ibu. Sementara ia sendiri diasuh oleh DANU (Tio Pakusadewo), sang ayah.

Keberhasilan hidup Amelia menjadi patokan Farida untuk menuduhkan sebuah kesalahan dalam hidup Adelia. Dianggapnya Danu tidak becus mengurus.

Lalu apa yang akan terjadi jika ia harus merebut Adi? Bisa-bisa sang ibu akan menuduhnya sebagai adik yang tak menghormati kakak. Lalu bagaimanakah cinta harus menentukan sikap?
Adi tak berani mengakui. Adelia pun takut untuk berharap.

Untunglah sosok Amanda kemudian bisa menjadi penengah. Ia begitu yakin jika ayah dan sang tante itu telah saling jatuh cinta. Terlebih Amanda memang begitu berharap Adelia bisa menjadi ibu bagi dirinya.

Dengan segala cara ia berusaha untuk mendekatkan mereka. Dengan berbagai upaya ia mencoba memberikan kesadaran sekaligus keberanian bagi Adi dan Adelia untuk mengakui keagungan cinta.

Erwin pun akhirnya harus mengakui ?kemenangan' sahabatnya.
Ya, ketika cinta sudah bicara siapakah yang bisa menghalanginya?


Genre: Drama
Director: Republik Tebe
Producer: ir Chand Parwez Servia
Broadcast Network: SCTV
Broadcast Period: January 18, 2008 at 22.00 WIB
Production: PT. Kharisma Starvision Plus

Keyword : Eli, Tio Pakusadewo, Chand Parwez Servia, Anne, Rio, Network, Iman, Drama, Period, Untung, Ayang, KARA, Sana, Yuka, Anya, A Di, Ant, Amelia, Anak, Arena, Ayan, Cinta, Dara, EMI, Enam, Guru, Haru, Maut, Risk, Run, RV, Saw, SIS, Up, W., War, PT. Kharisma Starvision Plus, Bi, Dennis Adishwara, Alam, Aris, Cas, Emil, Alika, Ayushita, Rani, Rida, Sisi, Tia, Tika


Share This :