Bilang Cinta Aja Kok Repot?

Written by admin on . No Comment, 760 views

Bilang Cinta Aja Kok Repot?
Synopsis
IN INDONESIAN

Siapa bilang gampang menyatakan cinta pada orang yang kita sukai? Mungkin buat sebagian besar orang, bisa jadi, tapi tidak buat Kikan. Saking sulitnya menyatakan cinta, dia jadi senewen dan kerepotan sendiri.

KIKAN (Sheila Marcia Joseph) yang tomboy, cuek, nakal, lucu meski kadang-kadang jutek sama orang, ditaksir cowok lain kelas. RUBEN (Irwansyah), namanya. Berbeda dengan Kikan. Ruben adalah tipe cowok pemalu dan pendiam. Dia naksir Kikan sejak kali pertama sama-sama menjalani ploncoan di SMU Nusa Bangsa. Berbagai cara dilakukan Ruben untuk mendapatkan perhatian Kikan. Dari datang ke rumah tiga kali seminggu bersama geng-nya dengan alasan latihan folk song, titip buku, kirim salam dan sebagainya. Awalnya Kikan nggak ?ngeh'. Tapi lama-lama, dia tahu juga kalau Ruben sering datang lantaran suka sama Kikan. Dengan berjalannya waktu, bunga-bunga cinta pun bermekaran dihati Kikan.

Disinilah masalah timbul. Meski kerap disebut biang reseh, untuk urusan cinta, Kikan benar-benar ?mati kutu'. Dia senang, tapi nggak tahu bagaimana mengekspresikan perasaan cintanya pada Ruben. Apalagi, dia berubah jadi galak setiap kali diajak ngomong sama Ruben. Kikan sendiri heran kenapa dia bisa begitu. Niatnya mau ?sok manis' begitu ketemu, orangnya malah dibentak-bentak. Kikan juga jadi rada-rada ?muna'. Setiap kali EGAN (Chandra Adi Prakoso) dkk (geng-nya Ruben) menceritakan bagaimana cintanya Ruben pada Kikan, Kikan cuma senyum-senyum, diam dan tak menanggapi.

elihat sikap Kikan, Ruben pun kaget dan agak takut. Dia sedih dan kesal karena nggak cuma sikapnya yang kelewat cuek, Kikan ? yang anggota pecinta alam ? selalu dikelilingi cowok-cowok teman PA-nya. Suatu ketika, gara-gara masalah sepele, keduanya bertengkar. Akibatnya, Ruben nggak pernah main lagi ke rumah gadis itu setiap pulang sekolah. Tidak lagi titip-titip buku dan sebagainya. Satu lagi yang berubah, Ruben jadi suka terlambat masuk sekolah dan lama-lama mulai bolos.

Kikan sedih. Ruben juga cuek sama Kikan, meski Egan masih sering mempromosikan Ruben pada gadis itu. Yang paling bikin senewen adalah jika ia kangen sama Ruben. Tingkah Kikan jadi lucu dan menyebalkan. Niat INDAH (Vika) dan ITA (Nimas Ayu) ?sahabatnya- untuk berterus terang pada Ruben, kalau Kikan sebetulnya juga suka sama dia, ditentangnya habis-habisan. Kikan takut Ruben sudah tidak suka lagi sama Kikan.

Takut Ruben malah menertawakan dan sebagainya. Tapi lama-lama Kikan tidak tahan, ketika suatu saat dia menguatkan hati' ingin mengungkapkan perasaannya, dia mendengar kalau Ruben sudah punya pacar.

Kikan frustasi, tanpa ada yang tahu. Apalagi dia juga sudah jarang ketemu Ruben karena cowok itu jarang masuk sekolah dan benar-benar asyik dengan dunianya sendiri.

Suatu ketika Ruben kecelakaan dan masuk rumah sakit. Kikan tahu dari Egan. Saat itulah mata Kikan terbuka. Egan bilang, Ruben nggak pernah punya pacar karena sampai detik ini dia masih suka sama Kikan.

Soal terlambat dan bolos sekolah, sebenarnya adalah upaya Ruben untuk mencari perhatian Kikan. Egan bahkan menuduh Kikan telah merusak Ruben dengan sikapnya. Kikan kaget. Dia menyesali sikapnya dan mengajak Egan ke rumah sakit untuk menjenguk Ruben. Tapi cowok itu ternyata sudah pulang dua hari lalu. Saat di datangi ke rumahnya, orang rumahnya mengatakan Ruben baru berangkat ke Jogja. Dia ternyata tidak naik kelas dan dipindahkan orangtuanya untuk sekolah di sana. Sia-sia Kikan menyusulnya, karena kereta yang membawa Ruben sudah pergi.

Kepergian Ruben mengubah hidup Kikan. Dia baru menyadari, bahwa ternyata dia amat mencintai dan begitu kehilangan cowok itu. Meski waktu terus berlalu dan Kikan menyibukkan dirinya dengan kegiatan PA-nya di sekolah, rasa kangennya semakin menjadi. Hanya pada buku catatan matematika Ruben yang tertinggal, Kikan menulis dan menumpahkan perasaannya. Memang banyak cowok yang naksir, bahkan ada salah satu yang Kikan juga suka. Tapi akhirnya dia menyadari, tak mungkin menerima orang lain sementara hatinya masih tertambat pada Ruben yang nun jauh di sana.

Cinta ternyata menjadi beban yang menyakitkan buat Kikan. Cewek ini kepingin sekali ketemu Ruben untuk mengatakan kalau ia juga mencintai Ruben. Kalau ia merasa kehilangan cowok itu, kalau dia sama sekali tidak berniat jahat dan merusak hidup Ruben seperti yang dituduhkan Egan pada dirinya. Akhirnya DIMAS, teman PA-nya yang akhirnya bersahabat dan sering jalan jalan bareng, mengusulkan, kenapa Kikan tidak menyusul Ruben ke Jogja dan menyatakan perasaannya. Apa pun reaksi Ruben, yang penting, ungkapan itu bisa melegakan perasaan Kikan. Kikan pun setuju.

Tapi upaya mencari alamat Ruben ternyata tidak semudah yang dikira. Keluarga Ruben seperti tertutup dengan keberadaannya. Kikan hampir putus asa. Tapi surat dari sahabat penanya, yang ternyata mengenal Ruben, membuat semangatnya timbul lagi. Akhirnya, diantar Dimas, Kikan nekat pergi ke Jogja.

Kikan akhirnya bisa bertemu Ruben dan menghabiskan waktu dua hari dari tiga hari yang dijadwalkan bersama-sama cowok itu, sampai Dimas merasa tersisihkan. Ruben sendiri senang bertemu Kikan. Kekakuan yang selama ini ada, mencair. Tapi Ruben mengira Dimas pacar Kikan dan itu membuatnya agak nelongso. Apalagi meski bersikap baik dan ceria, Ruben merasa Kikan biasa saja. Padahal Kikan setengah mati mencari cara untuk mengungkapkan perasaan cintanya. Hingga hari terakhir, misinya ternyata gagal. Apalagi Ruben yang ditunggu, tidak juga datang mengantar ke stasiun.

Kikan sedih sekali. Dia menangis dengan sejuta beban dihatinya. Untung Dimas menolongnya. Disaat-saat terakhir, dia menemui Ruben dan memberikan buku catatan kepada Ruben yang berisi ungkapan hati Kikan pada cowok itu. Ruben kaget setengah mati. Dia tak mengira kalau Kikan ternyata mencintainya. Dia dan Dimas menyusul Kikan ke stasiun kereta. Bagaimana kisah cinta antara Ruben dan Kikan selanjutnya...? Apakah akhirnya Kikan menyatakan cintanya yang terpendam bertahun-tahun pada Ruben...? Bagaimana dengan Ruben sendiri...? Simak kisah ini....kisah yang lain daripada yang lain...


Broadcast Network: SCTV
Broadcast Period: January 24, 2008
Air Time: 19.00 WIB
Genre: Drama
Director: M Haikal
Producer: Ir Chand Parwez Servia
Cast: SHEILA MARCIA, IRWANSYAH, RENI UMARI, etc
Production: PT. Kharisma Starvision Plus

Keyword : Eli, Irwansyah, Chand Parwez Servia, Li Di, Eko, Manga, Rio, Network, Iman, Drama, Period, Untung, Sheila Marcia, KARA, Sana, IU, Anya, A Di, Sheila Marcia Joseph, Ant, Arena, Ate, Cinta, EMI, Kangen, RV, SIS, Sura, Up, W., YES, GAGA, PT. Kharisma Starvision Plus, Bi, M., Alam, Aris, Cas, Chandra, Sisi, Tia, Tika, Rust


Share This :